Keluar Perbup Bolehkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka, Kasus Covid-19 Malah Meroket Lagi di Kuningan

- 1 Agustus 2020, 22:11 WIB
Foto ilustrasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Crisis Center) Kabupaten Kuningan /Tim Dialektika Kuningan/Dialektika Kuningan

DIALEKTIKA KUNINGAN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Crisis Center) Kabupaten Kuningan, Sabtu, 1 Agustus 2020, merilis update kasus Coronavirus Disease, di mana mencatatkan jumlah Pasien Positif Aktif Covid-19 sebanyak 27 orang yang harus masuk ruang pengawasan.

Sedangkan, berdasar rilis sehari sebelumnya, tanggal 31 Juli 2020, menunjukan angka kasus Positif Aktif Covid-19 di Kabupaten Kuningan adalah 7 orang. Maka, jumlah kasusnya bertambah 19 pasien dalam pengawasan.

Hal tersebut, merupakan lonjakan grafik kasus Positif Covid-19 untuk kedua kalinya, setelah bulan lalu di Kabupaten Kuningan pernah mencapai  flattening the curve, melandai bahkan sampai nol kasus positif. Yang kemudian dikejutkan dengan hasil swab test tahap pertama sebagai tanda Gelombang Kedua Covid-19 (second wave) terjadi.

Baca Juga: Second Wave Covid-19 Terjadi di Kabupaten Kuningan

“Bertambahnya Pasien Positif Aktif Covid-19 tersebut diperoleh berdasar hasil swab test. Sementara, dari hasil rapid test, jumlah pasien dalam pengawasan ada 27 orang, masih sama dengan hari kemarin,” ungkap Juru Bicara Crisis Center Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin.

Di hari yang sama, Sabtu, 1 Agustus 2020 malam, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuningan mengumumkan adanya kebijakan berupa Peraturan Bupati (Perbup) Kuningan  Nomor 59 Tahun 2020, tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Bupati Kuningan Nomor 47 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Rangka Penanganan Coronavirus Disease 2019.

“Sekolah boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan persyaratan seperti tertuang dalam Perbup Kuningan No. 50 Tahun 2020 itu,” terang Jubir Crisis Center.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Kuningan Menanjak

Agus Mauludin yang juga adalah seorang Kepala BPBD Kabupaten Kuningan, menjelaskan, bahwasannya sekolah yang dipersilakan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka, seperti halnya ketentuan pada Bagian 2 Pasal 5 Ayat 1 Point a, Perbup Kuningan No. 50 Tahun 2020.

Halaman:

Editor: Erix Exvrayanto

Sumber: Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X