Disdikbud Kuningan Ingin Kembali Jalankan KBM Normal—Lah Kok Nanya ke Wartawan?!?

- 24 Juli 2020, 21:12 WIB
Disdikbud minta saran Wartawan

KUNINGAN, (DK). –

Seperti diketahui bersama, selama situasi tanggap Pandemi Coronavirus Disease 19, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekolah, pondok pesantren, sampai perguruan tinggi, dilakukan dalam jaringan (daring) online memanfaatkan teknologi digital internet.

Namun, khususnya untuk di Kabupaten Kuningan, hal ini menuai kontroversi dari para orang tua siswa, terutama kalangan yang tidak memiliki/menguasai smartphone (gawai canggih), pun bagi kalangan ekonomi keluarga rendah yang tidak terjangkau untuk membeli kuota data internet.

Apalagi, memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal, di mana orang tua siswa harus kembali ke rutinitas pekerjaan kantor/perusahaannya, sehingga tidak dapat mendampingi anak-anaknya belajar di rumah.

Hal tersebut menjadi sekelumit keluhan yang masuk ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Sementara, regulasi Pemerintah melalui Kemendikbud Republik Indonesia, menyatakan bahwa Tahun Ajaran Baru 2020/2021 tidak mengalami perubahan, dimulai 13 Juli 2020. Dengan catatan, hanya daerah Zona Hijau Covid-19 yang diperbolehkan melaksanakan KBM tatap muka secara langsung—maka, bagi Kabupaten Kuningan yang mengalami gelombang dua (second wave) Covid-19, secara peraturan belum diperbolehkan menjalankan KBM tatap muka.

Halaman:

Editor: Erix Exvrayanto


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X